Laman

5

dua-puluh-lima

Kepada: Kamu, suami yang selalu keren di mata dan hatiku. *uhuk*

"Makasiiih yaaa buat hari ini." sembari turun dari motor, terus berdiri di depan kost-an siap dadah-dadah ke kamu. Muka boleh capek tapi hati tetap berseri-seri, pasalnya seharian waktuku habis sama kamu hihi..

Itu kita dulu, yang kalau makan malem sebenarnya sebelum jam 9 sudah selesai. Tapi seringnya kalau sudah sampai di depan gapura belokan kost, aku sering merengek buat puter balik. Minta diajak muter-muter satu lap lagi hehe.. Biasa sih akhirnya kita duduk-duduk makan jagung bakar di depan kampus tetangga. Menyenangkan ya, malam kita selalu habis ditutup dengan manis dan sederhana. :')

Mengingat banyak hal tentang dulu bikin aku sadar, ada kebiasaan kecil yang sering aku lupa akhir-akhir ini. Mengucapkan terimakasih ke kamu.
Walaupun aku tahu kamu gak pernah minta.
Walaupun aku tahu buat kamu itu gak perlu.
Karena buat aku selain "sayang kamu" ternyata kata "terimakasih" adalah kata yang paling manis buat diucapin. Entahlah tapi kata "terimakasih" buat aku saat ini, rasanya sangat sangat mewakili hati. :'D
Dan kali ini aku juga baru sadar, rupanya sudah tiga kali aku melewatkan tanggal dua puluh limanya huhu payah. Jadi di sini, lewat tulisan ini, semoga belum terlambat ya.

Hm.. boleh kan aku bilang,

Hey kamu, Rocker-nya akuuu..
Terimakasih untuk bangun pagi, setiap harinya.
Sibuk kerja dari pagi - siang - sore bahkan sering sampai pulang larut malam.
Sibuk kerja sampai sering terlambat makan.
Sibuk kerja sampai terkadang harus menempuh kiloan meter, untuk sampai ke kota tetangga.
Sibuk kerja hingga terkadang sampai jatuh sakit.
Dan karena kerja, sampai harus jauh dari aku.
Terimakasih ya kamu, karena sekarang setiap kali aku makan, dalam hati bersyukur, "Begini rasanya dinafkahi Suami." :')

Terimakasih supeRMan untuk tanggal dua puluh limanya. Jerih payahmu satu bulan, kamu Juara Jendral! :'D

Kata terimakasihku kali ini, mungkin gak akan pernah sebanding sama apa yang kamu kerjain di sana.
Tapi semoga doa-doa yang setiap hari aku panjatkan, bisa memperingan pekerjaanmu ya, mempermudah segala urusanmu, serta memperlancar harimu. Dan semoga kamu dilimpahi rejeki yang barokah sayang. aamiin aamiin ya rabbal alaamiin. O:)

Sehat ya kamu di sana.
Lekas sembuh batuknya.
Semoga keluarga kecil ini, bisa segera cepat kembali berkumpul.

Kangen makan pizza sama kamu. Nanti aku bagi pinggiran pizzaku deh. Bukan karena aku gak suka, tapi karena aku tahu kamu suka. Baikkan aku?! blweek.. :p

Sekali lagi, terimakasih sayang.
Terimakasih untuk semua.
*peluuuuukkk uUgh..*

Dari: Aku, istri yang suka meluk kamu disembarang tempat. ;)
                                                
iloveyou! :*
Published with Blogger-droid v2.0.10

5 komentar:

W i e d e s i g n a r c h mengatakan...

hihihihi..... rupanya Anda ini berkisah tentang keromantisan dari sang istri... tentunya takkan disebut lagi memeluk suami di sembarang tempat... senangnya melihat keromantisannya di kisah ini ^^v

hida elfitri mengatakan...

lucu ceritanya ^^

semoga keluarga kecilnya tetap harmonis ya!

hida elfitri mengatakan...

ceritanya lucu^^

semoga keluarga kecilnya selalu harmonis!

sewa mobil box mengatakan...

Kisah Yang Menarik.....

noni mengatakan...

saat saya baca artikel mbak, terbesit semua usaha dan jerih payah suami saya... saat saya baca artikel mbak... terbayang semua sikap suami saya yang sama dengan cerita mbak... sampai membuat iri ibu2 di sekolah. karena kl suami saya cuti, selalu menunggu anak2 di sekolah bersama saya, selalu bersama dan melindungi saya saat dipinggir jalan.

http://myraysa.com

Back to Top